Yesus 'Leomer'

January 2000 ยท 2 minute read

Mazmur pasal-8 mengajarkan hal-hal yang hebat tentang manusia. Ajaibnya, bukan hanya tentang orang dewasa, tetapi juga tentang bayi-bayi! Mzm.8:2-3 mencatat:

[2] Ya TUHAN, Tuhan kami, betapa mulianya namaMu di seluruh bumi! KeagunganMu yang mengatasi langit dinyanyikan. [3] Dari mulut bayi-bayi dan anak-anak yang menyusu telah kauletakkan dasar kekuatan karena lawanMu, untuk membungkamkan musuh dan pendendam.

Ada perkataan ‘lawanMu’, lawanNya Tuhan. Siapakah musuh TUHAN? Bukan manusia, melainkan Iblislah musuh TUHAN. Lalu anak kalimat ‘untuk membungkamkan musuh dan pendendam’ menunjukkan bahwa Iblis (musuh dan pendendam itu) harus dibungkam. Dengan apa Iblis dibungkamkan? Tidak dapat tidak, harus dengan kekuatan atau kuasa TUHAN sendiri. Mana mampu kuasa manusia membungkamkan Iblis.

Kuasa Tuhan itu telah ditempatkan (dan siap bekerja) {di dalam Alkitab berbahasa Inggris : ‘Thou ordained’, artinya TUHAN telah tahbiskan} dari mulut bayi-bayi. Manakah kuasa itu? Dari mulut-bayi-bayi; apakah yang dapat dikeluarkan untuk membungkamkan Iblis? Air liur? Air liur tidak memiliki kuasa apa-apa. Yang benar adalah suara! Suara adalah dasar- kekuatan! Belum merupakan kekuatan yang sungguh, baru ‘dasar’ untuk suatu kekuatan.

Jika demikian, manakah ‘kekuatan’ atau kuasa Tuhan yang mampu membungkamkan Iblis, lawan dari Tuhan itu? Dalam Firman, tiada lain! Firman (ucapan, perintah) TUHAN mampu membungkamkan Iblis. Apakah bicara-nya manusia memiliki kekuatan pula? Jika benar, maka benar pulalah yang diutarakan dalam Mzm.8:2 tadi : dalam mulut bayi telah TUHAN tahbiskan dasar-kekuatan yang mampu membungkamkan Iblis!

Baca selengkapnya

atau

Baca selengkapnya