February 27, 2017

Prajurit Kristus, Berdoalah!

Banyak pengikut Yesus yang melayani pekerjaan Tuhan. Tetapi sedikit saja yang mau mengerti bahwa Tuhan Yesus menginginkan agar pengikutNya menjadi semakin kudus, dan sejalan dengan itu, semakin tajam dalam pelayanan. Golongan yang asal melayani akan terjerat didalam rutinisme, untuk kemudian dihambat, dijegal atau dikecoh oleh Iblis. Selanjutnya mereka akan mati pelan-pelan (maksud saya: mati-rohani) di dalam lingkaran setan: rutinisme, ciptaan Iblis itu. Yesus ingin melatih para hambaNya untuk meningkat terus-terus menerus agar mereka dapat bertahan sampai kesudahannya (Mat.24:13), suatu kepastian keselamatan. Ada peningkatan kemampuan dalam merawat ‘ikan’ (jiwa-jiwa) atau penggembalaan (istimewa: pastoral-councelling). Ada pula peningkatan kemahiran menjala dan merampas ‘ikan’ (yakni memenangkan / merampas jiwa); keduanya merupakan bagian-bagian dari pekabaran Injil. Semua ini berjalan selaras dengan peningkatan kekudusan! Motto yang tepat untuk bertahan hidup dalam dalam Kerajaan Surga adalah:

SIAPA BERHENTI MENINGKAT: MATI ROHANI!

Namun hal-hal kekudusan dan ketajaman pelayanan itu bukan untuk kemegahan atau pamer-diri. Jasa dan pangkat anda direkam dalam Kerajaan Surga, bukan dipasang di dada atau bahu seperti jasa dan pangkat duniawi! Dalam satu hal, Yohanes Pembaptis jangan ditiru. Yohanes tidak bertahan sampai kesudahannya. Ia pernah menyangsikan apakah Yesus adalah Mesias yang dinantikan. Akibatnya, Yohanes dinyatakan sebagai yang terkecil dalam kerajaan Surga (Mat.11:11b). Apakah anda merasa tiada peningkatan? Atau tenggelam dalam rutinisme yang membosankan? Jangan mau mati-rohani dalam rutinisme itu! Praktekkanlah hal-hal yang ditulis disini! Hasil dan imbalannya melampaui tingkat kepuasan anda!

Jakarta, April 1989.

Baca selengkapnya